Wellcome

♥ Jesus Christ ♥ ♥ Family Is My LIFE

Selasa, 03 Desember 2013

~SUKACITA~


Seperti halnya Jatuh Cinta itu yang saya rasakan ketika mengalami Sukacita. Jatuh Cinta dengan Tuhan, seperti halnya Jatuh Cinta kepada seorang kekasih. 
Tuhan selalu ada untuk kita, dalam kondisi apapun itu, Tuhan tidak akan pernah meninggalkan kita. 
Seperti ada yang berbeda kita saya mengalaminya bersama Tuhan, tidak ada lagi kesepian yang menyelimuti. 

Jika kita mendasarkan sukacita kita kepada manusia, lama kelamaan kita tidak akan bisa lagi merasakan itu. Manusia bisa mengecewakan, orang terdekat kita sekalipun pada suatu waktu bisa menyinggung perasaan kita tau membuat kita kecewa, tapi Tuhan tidak akan pernah mengecewakan kita. 

Sukacita yang sejati sebenarnya berasal dari Tuhan, dan bukan dari manusia. Artinya, kita tidak harus menggantungkan kebahagiaan dan kegembiraan dalam hidup kita kepada manusia lain di sekeliling kita, atau pada keadaan kita saat ini, melainkan menggantungkannya kepada Tuhan, Tuhan kita yang tidak pernah mengecewakan anak-anakNya.

Hati kita bersukacita bukan tergantung dari orang lain atau situasi yang kita hadapi, tapi tergantung dari sejauh mana kita percaya pada Tuhan. 

Masalah boleh hadir, tapi sukacita tidak boleh hilang karenanya. 
Orang lain boleh saja membuat kita jengkel, tapi hal itu tidak boleh merampas sukacita dari diri kita. 

Mengapa? Karena sukacita sesungguhnya berasal dari Tuhan, bukan dari orang atau situasi di sekeliling kita.

Siapapun orangnya, pada suatu kali bisa saja mengesalkan kita. Semua orang punya kelemahan masing-masing, baik dari sifat, perilaku, kebiasaan dan lainnya. 

Tapi tidakkah mereka juga punya kelebihan sendiri-sendiri? 
Mungkin dia bukanlah suami orang yang rapi, tapi dia setia dan begitu menyayangi kita. 
Mungkin dia mendengkur, tapi itu karena ia mati-matian membanting tulang demi memenuhi kebutuhan anda. 
Mungkin istri kita pada suatu ketika terlambat bangun dan menyiapkan sarapan, tapi tidakkah sahabat bahagia ketika melihat senyumannya menyambut saat pulang kerja? 
Mungkin dia punya sifat cuek dan kurang romantis, tapi bayangkan hidup tanpa dirinya. Nobody's perfect, we all make mistakes. 

Jangan dasarkan kepada kesalahan-kesalahan itu, tapi dasarkanlah pandangan sahabat pada semua yang yang benar, semua yang mulia, semua yang adil, semua yang suci, semua yang manis, semua yang sedap didengar, semua yang disebut kebajikan dan patut dipuji. (Filipi 4:8). Tidak ada alasan bagi kita untuk tidak bersukacita, karena semua itu berasal dari Tuhan dan berada jauh di atas segala permasalahan atau orang-orang yang mengecewakan kita. 
Maka Firman Tuhan berkata, "Bersukacitalah senantiasa dalam Tuhan! Sekali lagi kukatakan: Bersukacitalah!" (Filipi 4:4), "Bersukacitalah senantiasa." (1 Tesalonika 5:16). No matter what, come what may, percayalah bahwa kita punya Tuhan yang jauh lebih besar dari semua masalah, yang telah memberikan kita sukacita sejati terlepas dari apapun keadaan kita hari ini dan siapapun yang kita hadapi saat ini. 

by. Melodi

Tuhan Yesus memberkati dan mengasihi kita..
Salam Kasih untuk Para Sahabat..

HARGA SEBUAH PENGAMPUNAN


“Banyak orang suka tulisan tentang pengampunan tetapi kadang tidak suka pesannya. Banyak orang senang membaca renungan perihal pengampunan tetapi “alergi” dengan ajakannya,”

Para sahabatku terkasih, kalau anda dan saya mengatakan sulit mengampuni itu adalah fakta yang memang harus diterima. Lebih baik memang mengatakan sejujurnya pengalaman jatuh bangun itu daripada kita mengatakan mengampuni tetapi dibalik itu kita malah semakin membenci seseorang. Maka harga sebuah pengampunan memang sangat mahal. Karena itulah barangkali kita mengatakan sulit untuk mengampuni. Tetapi justru karena mahal itulah, maka kita harus mengejar dan meraih nilai suatu pengampunan. Harga suatu pengampunan jelas tidak dibeli oleh materi, uang, harta, pangkat dan kedudukan apapun. Harga suatu pengampun dibeli dengan kasih, pengorbanan, kerendahan hati, persaudaraan dan kelemah lembutan.

Kalau kita mengatakan sulit mengampuni, sekali lagi, itu adalah realita. Namun jangan katakan saya tidak mau mengampuni. Itu adalah sikap pembrontakan akan nilai kasih yang dicanangkan oleh iman dan agama kita. Kalau anda mengatakan tidak mau mengampuni berarti anda telah berdosa terhadap Allah dan melawan suara hatimu yang seyogianya mengajakmu untuk memaafkan dan mengampuni.

Mengampuni memang tanpa syarat. Kalau kita mau mengampuni memang kita harus berkommitmen dengan tulus dan ikhlas. Maka memang jangan katakan, mulutku mau mengampuni tetapi hatiku tidak. Saya memang berencana mau mengampuni tetapi setelah aku mengingat semua apa yang ia lakukan yang sungguh menyakitkan, saya jadi urung memaafkan. Ini menggambarkan dan melukiskan pengampunan itu tidak tulus. Ketika kita memelihara dengki, kebencian dan balas dendam, di situlah kamu “melukai” hatimu sendiri yang sejatinya mengajakmu membuat yang terbaik. 

Para sahabatku terkasih, saya tidak mau mengajari anda bagaimana harus mengampuni orang lain. Saya hanya mau menandaskan sambil mengajak anda mengingat orang-orang lain, (suami- isteri, tetangga, teman ), janganlah bebani hatimu dengan bara dendam itu. Jangan juga isi perasaanmu dengan dengki. Lepaskanlah dirimu dari penjara kebencian dan kedengkian. Geserlah itu dengan kasih, kesabaran, kerendahan hati. Kikislah itu dengan sebuah kata yang indah pengampunan.

Kita memang tidak mampu melakukan ini sendirian. Ada Dia yang menjadi teladan kita dalam pengampunan, “Bapa ampunilah mereka sebab mereka tidak tahu apa yang mereka perbuat.” Ada Roh Kudus yang menuntun kita dengan keinginan luhur ini. Kalau anda teringat dengan mereka yang menyakitimu, dan bersikap kasar, jangan terlalu focus dengan perbuatan mereka yang tidak baik, tetapi fokuslah akan dirimu dan tekadmu yang mau mengampuni dan memaafkan. Maka, pengampunan dan maaf itu mengalir dari hatimu yang tulus.

Berjuang menghalau rasa sakit hati


Sakit hati merupakan pengalaman dari setiap orang. 
Itu menandakan sisi kemanusiaan kita yang memang lemah. 
Hal itu bukan berarti hidup kehilangan maknanya dan persahabatan itu kehilangan hakekatnya. 
Karena hidup itu kerap diwarnai kesalah pahaman dan pengertian maka relasi dengan sesama tetap butuh disempurnakan. Satu hal yang bisa kita buat untuk tetap memelihara kedamaian; kedamaian dalam persahabatan, kedamaian di hati dan kedamaian dalam jiwa ialah jangan menyimpan sakit hati.

Maka jangan kamu isi hatimu dengan rasa sakit hati namun muatilah dengan kelemah lembutan. Ketika amarah menguasai alam pikiranmu karena ketidak puasan akan sikap orang lain berdoalah, “Tuhan jauhkanlah aku dari sikap kebencian dan lepaskanlah rasa sakit hati itu dari dalam diriku.” Doa dan seruan ini mungkin tidak langsung “berkuasa” mengobah rasa itu namun sekurang-kurangnya hatimu akan semakin adem saat kamu menyerukannya berulang kali. Itu memang perjuangan bagimu dan bagiku namun Allah akan menguatkan kalau kamu terbuka akan pertolongan-Nya.

Para sahabat terkasih, sekali lagi berusahalah mengikis rasa sakit hati dan berjuanglah menyelimuti hatimu dengan kasih maaf dan pengampunan. Alangkah lebih indah mengatakan saat ini, “Kan ku jelang esok hari dengan suasana yang baru dan tinggallah puing-puing sakit hati. Kan ku rangkai hidupku berteman maaf dan ku rangkul pengampunan dalam membina hidup damai dan indah.” Selamat Berkarya dan selamat berjuang... Be Blessed..

Kamis, 31 Oktober 2013

~Bunda Maria tatap dan dekaplah aku dalam naungan mantolMu~


Bunda, teladanmu memberi “mutiara” bagiku bahwa hidup bukanlah hanya sekumpulan dari catatan yang indah dan manis tetapi juga kerap dihiasi oleh kisah pergumulan dan perjuangan. Namun pahit akan berobah menjadi manis, suka menjadi duka, dan akhir kisah indah pada waktunya akan ku jelang kalau ada kesabaran, kepasrahan dan teriring senandung doa, “Terjadilah padaku menurut perkataanMu.” Engkau sapa aku dengan kisah hidupmu yang begitu indah, teduh, damai dan sangat menyentuh kalbu. Bila kusimak perjalanan harianku, kutelaah pengalaman hidupku, kurenungkan segala seluk beluk kisah itu dan kucatat segala likunya jalan, berhiaskan kerikil tajam dan batu terjal, betapa ku malu yang sering mengeluh. Kadang keluhanku dan kata-kata putus asa yang terlontar menunjukkan betapa dangkalnya imanku. 

Bunda, rupanya segala kisah pahit dan derita dan besarnya perjuangan hidupku, tidak seberapa bila dibandingkan dengan kisahmu mulai saat melahirkan Sang Penebus sampai wafatNya. Engkau ditolak oleh pemilik penginapan saat buah sulungmu akan lahir. Di sela-sela kebingunganmu sebagai manusia saat dikungjungi Malaikat Gabriel, Engkau berseru dengan penuh iman,” Aku ini hamba Tuhan terjadilah padaku menurut perkataanMu. “ Belum lama Engkau bersuka cita, Engkau mendapat perintah lewat mimpi untuk mengungsi ke Mesir, menyelamatkan Puteramu. Ketika Engkau membawa Yesus untuk dipersembahkan di bait Allah, Simeon meramalkan bahwa Engkau akan mengalami penderitaan, bagaikan tertusuk pedang. Dan ramalan itu nyata saat di hadapanmu, Sang Putera itu memikul salib, dicambuki, mencucurkan darah, meregang nyawa dan akhirnya wafat.

Betapa malu diriku, bila mengingatmu yang penuh iman dan kepasrahan yang mendalam menyerahkan segalanya kepada Allah. Dari kesaksian dan sejarah engkau melukiskan sejuta pesan indah untuk ku dan juga untuk semua sahabatku, “Jangan tinggal dalam keraguanmu, jangan tenggelam dalam kesedihanmu, “dakilah” jurang itu, bangkitlah dari pengalaman terpurukmu, hapuslah air matamu, temukanlah segala jawaban dari semua keluh kesah hidupmu dalam dan bersama Allah. “ 

Aku tidak mau lagi cengeng berhadapan dengan derita itu. Aku tidak akan terlalu banyak lagi mengeluh bila melihat jumlah tantangan itu. Dan aku tidak akan putus asa bila jalan itu terjal dan penuh liku serta salib beratnya salib. Ini harapanku bunda., Bunda Maria. Bantu aku dengan doamu supaya semua harapan itu nyata dalam hidupku. Ulurkan tanganmu bila aku lemah. Kini bagiku Engkau adalah jalan bila aku bingung, engkau adalah kepastian bila aku ragu, engkau adalah kekuatan bila aku lemah, engkau adalah penghibur bila aku menangis, sapaanmu, “Terjadilah padaku menurut perkataanMu” adalah siraman rohani bila aku berdoa. 

Bunda, ulurkan tanganmu bila aku jatuh, tataplah bila aku ragu dan bingung, kuatkan bila aku lemah, beri kepastian bila aku putus asa, tunjukkan jalan bila aku tersesat dan hadirlah bila aku merasa kesunyian. Segala tantangan dan perjuangan hidup kuserahkan dalam katupan tanganmu yang lembut dan lindungan mantolmu yang damai. Akhirnya saya juga saya berdoa bagi mereka yang sakit, bagi suami-isteri yang sedang berjuang menata keharmonisan keluarga mereka, bagi saudara-I yang sulit mendapat rejeki, makanan dan pekerjaan, doakanlah mereka, dan hantar permohonan mereka kepada Allah dan puteramu. AMIN.

Selasa, 16 Juli 2013

"INDAH PADA WAKTUNYA"

“Kadang kamu perlu mengalami penderitaan sehingga kamu memimpikan kebahagiaan dan berjuang mengabadikannya. Indah itu tidak akan terlepas dari tangisan dan bahagia itu juga tidak akan terpisah dari penderitaan”

Bagi mereka yang bisa menikmati hidup dan merasakannya sebagai rahmat akan tetap semangat menelusuri perjalanan waktu. Dan sebaliknya orang yang melihat hidup sebagai kumpulan penderitaan dan masalah akan merasakan perjalanan waktu itu sebagai beban. Karena itu hidup untuk mereka adalah sangat membosankan. Benar perjalanan hidup yang kamu tempuh barangkali tidak sama dengan perjalanan hidup orang lain.

Tetapi jalan mana pun yang kamu pilih dan tempuh dan orang lain pilih dan arungi persamaannya ialah tidak ada jalan yang selalu mulus namun kadang dihiasi dengan jalan terjal dan kasar. Tidak ada jalan yang semuanya lurus namun kadang mendaki dan belokan. Jalan menuju ke puncak (keberhasilan) pun kita kadang harus melewati bagian yang datar dan menurun (tantangan). Kadang kita perlu merasakan kopi pahit sehingga saat merasakan kepahitan itu kita merindukan yang manis dan berjuang meraihnya. Kadang kita perlu menderita sehingga kita memimpikan kebahagiaan dan bertekad mengabadikannya. Berjuanglah mengobah tangismu dan jadi senyuman. 

Satu hal yang penting kita sadari ialah jangan langsung bermimpi sampai di puncak itu tanpa ada keinginan memulainya dari dasar bawah. Jangan langsung ingin merasakan kegembiraan di singgasana atas tanpa mau merasakan penderitaan dan tantangan dalam realitasmu kini dan sekarang. 

Para sahabat terkasih, buatlah mutiara hidupmu” “Kalau orang lain bisa mengapa aku tidak? Ketika kamu mentekadkan ini, langkahmu memang tidak akan ringan, tetapi semangat dan rasa optimis akan menjadi milikmu dan itu kelak yang akan membawamu kepada kesuksesan. Ketika kamu mengatakan aku mampu dan bisa bukan berarti perjalananmu akan mulus tetapi tekadmu semakin membara kendati jalan terjal dan berliku mengiringi sisi perjalananmu. Singkirkan pemikiran negatif, “Aku tidak akan mampu melangkah.” Ketika anda mengatakan tidak mampu berarti kamu telah mundur sebelum berjuang. Semuanya itu akan indah pada waktunya tergantung anda

Selasa, 28 Mei 2013

TUHAN SUNGGUH BAIK DALAM HIDUP SAYA

Setiap Proses Hidup yang TUHAN Ijinkan Terjadi dalam hidupku, semua itu baik adanya. Karena saya yakin dan percaya Tuhan mempunyai maksud dan tujuan atas hidupku. Bahkan ketika pengalaman yang menyakitkan harus saya alami, TUHAN pun punya maksud atas semuanya itu. Disitu saya belajar menjadi pribadi yang lebih kuat, Sabar dan Rela Mengampuni.. Ketika kita mampu mengampuni orang yang pernah menyakiti hati kita dan tidak mengingat kesalahan2 mereka, disitu kita telah dimenangkan oleh Kristus. TUHAN mengajarkan saya untuk tidak menyimpan kepahitan dalam hati saya dari hari ke hari, karna itu hanya akan membuat hidup saya tidak tenang.
TUHAN sungguh baik bagi saya dan kehidupan saya.. Begitu banyak mujizat yang tlah IA buat dalam kehidupan saya hari lepas hari. 
Ketika setiap kali saya berdoa dan memohon kepadaNYA " TUHAN saya ingin kelak saya bersuami, saya ingin mendapatkan suami yang seiman dengan saya" dan TUHAN pun menjawabnya! IA menganugerahkan saya seorang suami yang benar2 berasal dari keluarga yang beriman Katolik.

Dan ketika suatu waktu, ketika Dokter mengatakan kepada saya bahwa saya TIDAK atau SUSAH mempunyai keturunan, saya tidak putus asa karna saya percaya ketika saya berdoa dan memohon kepada sang pemberi Kehidupan dan kepada BUNDA MARIA.. saya percaya bahwa IA memberikan MujizatNya atas saya.. Saya berdoa dan memohon bukan hanya sekali saja, tetapi setiap saya berdoa, saya selalu meminta.. saya meminta kepada TUHAN.. "TUHAN, Saya ingin seperti BUNDA MARIA dan Wanita2 yang lain, yang bisa melahirkan dan menyusui.. Daaaannn... LUAAAAR BIASA, TUHAN mengabulkan DOA dan Permohonan Saya tetap pada waktuNYA. IA menitipkan kepada kelurga kecil saya seorang PUTRI yang cantik dan kami memberi dia nama : "ARCHANGELA CARISSA JANIKA PUTRI" yang artinya : 
* ARCHANGELA adalah Malaikat Pelindung_ 
*CARISSA adalah CANTIK/ANGGUN_ 
*JANIKA adalah JAN-Bulan Januari / IKA-anak yang pertama_
*PUTRI adalah Anak Perempuan

( Seorang Anak perempuan yang lahir dibulan Januari, Anak pertama, Ia seorang anak perempuan yang cantik dan kelak akan menjadi seorang Malaikat yang dapat melindungi dirinya dan Orang lain)

Trima Kasih TUHAN YESUS atas AnugerahMU yang begitu Indah dalam Kehidupan saya dan keluarga saya.

Sahabat, saya masih akan menceritakan kebaikan TUHAN dalam hidup saya dalam postingan saya ini, tapi pekerjaan diatas meja saya mulai berdatangan.. so, see U next time..
TUHAN memberkati..

Minggu, 26 Mei 2013

MUTIARA YANG DITEMUKAN

Apa yang kucari di dunia ini

Keberhargaan diri yang sejati


Bukan elok paras dan tinggi prestasi


Ku jadi berharga di pemandangan Bapa






Temukan jawabnya apa makna diri


Ku diciptakan utuh olehnya


Walau ku berbeda namun ku indah


Mulia dan berharga di pemandangan Bapa




Mutiara yang ditemukan


Aman dalam gengaman Bapa


Mutiara yang ditemukan 


Mulia di hadapan_Nya



Lagu & Lirik oleh : Rose Leo